Arsip untuk Kategori 'Berita'

26
Jul
08

Pramuka SMP Negeri 280 Jakarta Diundang Sertijab Pangdam Jaya

 

null

null

null

Sebanyak 20 pasukan pramuka yang terdiri dari 10 putra dan 10 putri diundang untuk mengisi acara aksi Pramuka pada acara SERTIJAB Pangdam Jaya. Setelah latihan hampir 2 minggu akhirnya mereka menunjukan kehliannya dalam bersemapur. Dalam 2 minggu para peserta digojlog dengan latihan bersama guna mengkompakkan pasukan. Hal ini karena dalam aksi itu tidak hanya dari Jakarta, melainkan juga sekolah-sekolah yang berasal dari Jakarta, tangerang dan bekasi.

09
Apr
08

SMP NEGERI 280 MENGIKUTI PESONA FISIKA DI TVRI

SMP NEGERI 280 MENGIKUTI PESONA FISIKA DI TVRI

Setelah Mempersiapkan kurang lebih dua minggu dalam bimbingan Guru Fisika Ibu Ike Maryati, S.Pd dan Juwarto, S.Pd, akhirnya tim Pesona Fisika mengikuti kuis Pesona Fisika di TVRI. Dengan penuh antusias 30 siswa ikut berperan aktif. Dari 30 peserta Pesona Fisika akhirnya diseleksi siswa-siswi yang menjadi tim inti. Untuk Tim Presentasi di komandani oleh Merry Aunice dari kelas VIII, dan didukung penuh oleh: Rara Mutiara dari kelas IX, serta Andriani dari kelas VII. Alasan kenapa Merry yang ditunjuk sebagai juru bicara presentasi lebih karena penguasaan materi “KATROL”, sebab materi ini adalah materin kelas VIII disamping tentunya “style” ngmongnya yang mengagumkan. Untuk Tim “Game” diawaki oleh Abi Pribadi dari kelas IX dan Tasha Lupita dari kelas VIII. Sedangkan untuk Fisikuisnya diawaki oleh Vivi dari kelas IX dengan didukung penuh oleh Marry dan Siti Rahmatika dari kelas VIII.

Tim pesona Fisika berangkat dari sekolah pukul 13.30 WIB tepat tanggal 1 April 2008. Dengan dukungan penuh dari Komite dan wali murid, akhirnya kami dilepas oleh Wakil Kepala Sekolah Dra. Siti Dikrida Yusuf, sebab Kepala sekolah sedang ada acara di Palembang. Sampai di TVRI tepat pukul 14.30 WIB. Sambil menunggu, kami makan siang yang disediakan oleh TVRI. Namun sungguh sayang ternyata Syutingnya tidak sesuai dengan jadwal sebelumnya yaitu pukul 15.00 WIB, melainkan pukul 16.30 WIB. Ya sudah sambil menunggu kita mejeng dulu.

Sebelum dimulai, kami dibimbing untuk latihan Yel-yel dan lagu pesona Fisika. Yang jelas situasinya pasti seru banget. Anak-anak terlihat sangat bergembira sehingga melupakan aroma kompetisi antar tim.

Dengan dibalut kaos berwarna biru, akhirnya tim kami masuk ke tempat syuting. Ternyata syuting pekerjaan yang lumayan berat. Untung karena Kak Nunu sang presenter orangnya sangat humoris jadi banyak menyegarkan suasana.

Akhirnya detik-detik lomba pun di mulai. Di mulai dengan semangat Yel-yel kami pun mulai bersorak mensuport kelompok masing-masing. Di awali dari regu A yang berasal dari salah satu SMP Swasta di Tangerang, lalul tiba giliran Regu B yang berasal dari Sekolah kita. Dengan penuh semangat dan percaya diri, kami pun melantunkan Yel-Yel. Dilanjutkan dengan regu C dari SMPN 211 Jakarta selatan.

Pada Babak Pertama, ditayangkan sebuah film tentang penggunaan Katrol, tugas kami adalah untuk menyebutkan sebanyak mungkin konsep katrol berdasarkan film itu. Akhirnya Merry unjuk gigi sebagai juru bicara dengan menyampaiakn konsep Katrol, nyaris sempurna. Namun apa yang terjadi setelah dihitung oleh dewan juri ternyata semua regu mendapat nilai sama yaitu 90. Padahal harus diakui presentasi merry adalah yang terbaik dari semua regu. Tapi gimana lagi dewan juri adalah penguasa permainan ini.

Babak Ke dua, permainan memasang system katrol, namun sayang Tasha yang ditunjuk sebagai utusan mengalami gejala demam “kamera” alias grogi, jadi yach kami harus puas dengan nilai 75. Permainan selanjutnya dilakukan oleh Abi dan Tasha, yaitu dengan meluncurkan katrol dan memutar gasing. Tapi sekali lagi factor mental sangat berpengaruh, sehingga kamipun harus puas dengan nilai 75 juga.

Tapi pas Babak Fisikuis harus diakui tim kami adalah penguasa forum, karena hampir setengah pertanyaan dapat dijawab oleh tim kami. Sayang sekali pada saat pertanyaan terakhir kami harus tersandung dengan kekurangan dalam menyebutkan satuan “Newton”. Akhirnya dengan kesalahan itu, kami gagal merebut juara 1. Malangnya lagi kami dengan regu C harus diadu pertanyaan tambahan karena memiliki skor yang sama. Alhasil karena masalah mental (karena kesalahan sebelumnya), maka kami harus puas dengan juara III. Tapi bagaimanapun kami bangga telah memberikan yang terbaik untuk SMP Negeri 280 Jakarta. Untuk itu silahkan teman-teman melihat tayanggannnya di TVRI setiap hari Sabtu, pukul 20.00 WIB.

27
Mar
08

SMP Negeri 280 Mengadakan Rangkaian Maulid Nabi 1429 H

Semenjak hari kamis, siswa-siswi SMP Negeri 280 Jakarta disibukkan dengan rangkaian kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1429 H. DImulai dengan lomba-lomba, yaitu lomba Pidato, Lomba Deklamasi Puisi Islami dan Lomba Membaca Al-Qur’an. Untuk Lomba pidato ditunjuk sebagai dewan Juri adalah Bapak Juwarto, S.Pd, dewan juri Lomba Puisi dikomandani oleh Ibu Arlen Martopani, sedangkan dewan juri MTQ oleh Bapak Budi Nugroho. Diharapkan dengan adanya lomba-lomba tadi bisa menemukan siswa-siswi berbakat dalam bidang itu. Rankaian peringatan Maulid Nabi akan ditutup dengan acara Puncak yang jatuh pada tanggal 28 Maret 2008. Pada acara Puncak yang digelar di lapangan SMP Negeri 280 rencananya akan diadakan Lomba Fashion Show Busana Muslim dan Lagu Rohani Islam.

06
Feb
08

Ekskul Menjadi Solusi Efektif Menangkal Bullying

Ekskul Menjadi Solusi Efektif Menangkal Bullying

 

Maraknya aksi kekerasan yang dilakukan siswa seperti tindak kekerasan Geng Gezper atau geng Motor mengundang keprihatinan di kalangan pendidik. Pasalnya, pelaku adalah kaum pelajar yang semestinya tidak pantas melakukan aksi kekerasan tersebut. Namun demikian, para pendidik tidak larut dalam keprihatinan semata. Mereka memiliki solusi yang cukup efektif untuk mengkal aksi kekerasan yang dilakukan oleh siswa kepada sesama siswa lainnya atau bullying.

“Sebenarnya untuk mengantisipasi sikap kekerasan oleh siswa atau bullying ini bisa dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler, sebab kegiatan ekskul ini memiliki potensi yang cukup baik untuk menyalurkan emosi-emosi dan bakat siswa,” kata Afrizal Abuzar salah seorang wakil kepala SMAN 46 Jakarta ini.

Menurut Afrizal, kegiatan ekskul memiliki perak yang efektif untuk menyalurkan energy siswa yang berlebihan. Dengan kegiatan ekskul yang menguras tenaga, dan memiliki aturan yang positif, bisa memberikan manfaat kepada peserta ekskul. Manfaat tersebut diperoleh siswa yang mengikuti kegiatan ekskul dalam bentuk penanaman sikap tanggungjawab dan kerjasama dengan anggota ekskul lainnya.

Hal sama juga dikatakan Pembina ekskul di SMP Negeri 280, Juwarto S.Pd. Menurut Juwarto, kegiatan ekskul memiliki peran penting untuk menghilangkan sikap kekerasan yang dilakukan siswa senior khususnya. Pasalnya dalam ekskul, siswa senior difungsikan sebagai pembimbing atau mentor bagi siswa yang baru. Selain itu dalam eskkul tidak ada istilah siswa senior atau junior. Yang ada adalah anggota ekskul yang memiliki tanggungjawab bersama dan harus bekerjasama.

“Di ekskul itu, siswa yang lama menjadi anggota menjadi mentor bagi siswa atau peserta ekskul yang baru, jadi tidak ada istilah inisiasi anggota baru dengan kekerasan,” ujarnya.

Seperti diketahui, aksi kekerasan oleh siswa atau bullying ini menimbulkan korban. Beberapa siswa mengalami luka-luka akibat tindak kekerasan yang dilakukan seniornya. Sebenarnya kasus bullying ini sudah sekian lama terjadi. Tengok kasus kematian seorang pelajar SD di Jawa Timur yang dianiaya temannya hingga tewas beberapa waktu lalu, atau kasus mahasiswa STPDN dan masih banyak lagi sikap kekerasan lainnya yang tidak tercover media massa.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Dasar Provinsi DKI Jakarta ketika menerima Mashuri salah seorang siswa SD yang berprestasi pada kejuaraan catur tingkat dunia beberapa waktu lalu mengatakan, kegiatan ekskul bisa dikembangkan untuk membentuk bakat dan mengurangi hal negative dari perkembangan remaja.  Bahkan Kadis Dikdas menghimbau agar sekolah bisa mengembangkan kegiatan ekskul.
“Kegiatan ekskul ini bisa menjadi ajang pengembangan bakat dan minat siswa yang berprestasi,” terangnya.

Salah seorang peserta ekskul Tari Saman di SMAN 46 Marsha mengatakan, tindakan bullying oleh senior di ekskulnya tidak dibenarkan dan tidak ada. Siswa kelas XII ini mengaku kegiatan ekskul bagi peserta baru dilakukan dibawah bimbingan siswa yang sudah lama masuk. Dan hal tersebut tidak dilakukan dengan kekerasan.

“Justru kita belajar mandiri, bekerjasama, bertanggungjawab terhadap tugas kita dan saling toleransi  dengan adik-adik kita yang baru masuk eskul,” terangnya.

Baik Marsha, Afrizal dan Juwarto menolak keras tindakan kekerasan yang dilakukan sesame pelajar. Mereka menuntut agar tindakan kekerasan bisa dihilangkan di sekolah. Hal tersebut dilakukan dengan megoptimalkan kegiatan ekskul dan bimbingan siswa. (Marbawi)

23
Jan
08

SMP Negeri 280 Jakarta Berbenah Menuju SSN

Awal semester genap di tahun pelajaran 2007/2008, segenap civitas akademika SMPN 280 Jakarta disibukkan dengan berbagai kegiatan berkaitan dengan kesiapan menuju Sekolah Standar Nasioanal (SSN). Meski jika dilihat dari luas bangunan yang tidak memungkinkan, namun kepala SMPN 280 Dra. Hj. Ajisarni, L.Z., MPd bersikukuh dengan usulan untuk menjadi SSN. Menurutnya dengan perolehan hasil UN 2007, yang lulus 100% mampu memberikan optimisme kepadanya untuk mantap ke Sekolah Standar Nasional. Maka para guru sibuk berbbenah dengan menggenjot pembelajaran yang lebih efektif supaya tujuan itu tercapai. Kita Do’akan saja semoga tujuan ini dapat tercapai dan membawa kebaikan buat civitas akademika SMPN 280 Jakarta. (juwarto, S.Pd)

43.jpg

s1050654.jpg

25
Okt
07

Buka Bersama

s1050709.jpgtemen-temen ………di smp dolpu (dua lapan puluh gitu lho) banyak kegiatan rutinan yang setiap tahun di adakan…

seru dan ga bikin garing, diantaranya buka bersama

kita kumpul tujuannya buka bareng, tapi ada sesuatu makna yang ada dalam acara itu, silaturahmi!!!!!!!

acaranya, baca al-quran, dengerin ceramah yang dibawakan oleh penceramah yang ok punya (tp masih lokal alias guru juga) tapi ga kalah serunya dengan ustad gaul (Ust Jefri Albukhori) dan ustad digital (Ust. yusuf Mansyur)

harapanku dan harapan teman lainnya bahwa acara sprti jangan sampe hilang di telan bumi ok…….

wassalam..